Impor produk massal (Excel)
Mengetik 300 barang di HP adalah cara tercepat untuk menyerah sebelum mulai. Kalau daftar barang Anda sudah ada di Excel, impor massal jauh lebih masuk akal.
Impor dilakukan lewat Panel Pemilik di browser komputer, bukan di aplikasi HP — mengetik dan merapikan tabel jauh lebih mudah dengan papan ketik sungguhan.
Siapkan datanya dulu
Section titled “Siapkan datanya dulu”Minimal yang perlu ada untuk tiap barang:
| Kolom | Wajib | Catatan |
|---|---|---|
| Nama produk | Ya | Tulis seperti yang disebut pembeli |
| Harga jual | Ya | Angka saja, tanpa “Rp” atau titik |
| Harga modal | Sangat disarankan | Tanpa ini, laporan hanya bisa menampilkan omzet |
| Kategori | Disarankan | Buat kategorinya lebih dulu |
| Stok awal | Untuk barang yang dilacak | Kosongkan untuk jasa |
| SKU / barcode | Opsional | Mempercepat pemindaian |
Langkahnya
Section titled “Langkahnya”- Buka Panel Pemilik di browser dan masuk dengan akun pemilik.
- Cari menu impor produk.
- Unduh contoh formatnya kalau tersedia — memakai format itu jauh lebih aman daripada menyusun sendiri.
- Salin data Anda ke dalamnya.
- Unggah, lalu periksa pratinjaunya sebelum menyimpan.
Impor sedikit dulu
Section titled “Impor sedikit dulu”Sebelum mengunggah 300 baris, coba 5 baris dulu.
Periksa hasilnya di aplikasi: harganya benar? kategorinya masuk? stoknya sesuai? Kalau ada yang salah format, Anda baru memperbaiki 5 baris, bukan 300.
Ini kebiasaan yang menghemat waktu paling banyak, dan paling sering dilewati orang.
Setelah impor
Section titled “Setelah impor”- Periksa beberapa barang secara acak di aplikasi HP
- Lakukan satu transaksi percobaan untuk memastikan harganya benar
- Tambahkan foto belakangan kalau perlu — itu tidak harus sekaligus
Langkah selanjutnya
Section titled “Langkah selanjutnya”- Tambah produk pertama — untuk menambah satuan
- Buat kategori produk
- Cek stok produk