Lewati ke konten

Proses retur barang

Barang dikembalikan pembeli? Jangan menghapus transaksinya dan jangan mencatat penjualan minus. Gunakan menu Retur — hanya cara ini yang membuat stok kembali bertambah dan laporan tetap jujur.

Di AlirPOS, retur tidak bisa dibuat “mengambang”. Anda harus menemukan transaksi asalnya dulu, lalu memilih barang mana dari transaksi itu yang dikembalikan.

Ini disengaja: aplikasi jadi tahu persis barang apa, harga berapa, dan dari penjualan mana — sehingga laporan keuntungan Anda tidak melenceng.

  1. Buka menu Retur → Retur Penjualan.
  2. Di kolom “Cari Invoice untuk melakukan Retur”, masukkan nomor struk atau cari berdasarkan tanggal.
  3. Pilih transaksinya. Daftar barang yang pernah dibeli akan muncul.
  4. Pilih barang yang dikembalikan, lalu isi Qty Retur — jumlah yang benar-benar dikembalikan.
  5. Isi Alasan Retur (misalnya: rusak, salah ukuran, tidak sesuai).
  6. Ketuk Proses Retur.
  7. Kembalikan uangnya ke pembeli.

Tiap baris barang menunjukkan riwayat returnya:

  • Terjual: X | Sudah diretur: Y — berapa yang dibeli, dan berapa yang sudah pernah dikembalikan
  • Bisa diretur: Z — sisa yang masih boleh dikembalikan

Anda tidak bisa meretur lebih dari yang dibeli. Kalau sebuah barang sudah dikembalikan seluruhnya, tertulis “Item ini sudah diretur sepenuhnya”.

Pembeli beli 5, yang rusak cuma 2? Isi Qty Retur dengan 2. Sisanya tetap tercatat sebagai penjualan yang sah, dan barang itu masih bisa diretur lagi nanti kalau ternyata ada masalah lain.

Pesan Artinya
“Penjualan ini dibatalkan dan tidak dapat diretur” Transaksinya sudah dibatalkan, jadi tidak ada yang perlu dikembalikan.
“Silakan tentukan jumlah yang akan diretur” Qty Retur masih kosong. Isi jumlahnya dulu.
“Item ini sudah diretur sepenuhnya” Semua unit barang itu sudah pernah dikembalikan.
“Gagal memproses retur” Biasanya masalah koneksi. Periksa internet, lalu coba lagi.
  • Stok bertambah kembali untuk barang yang dilacak stoknya
  • Laporan menyesuaikan — omzet dan keuntungan ikut dikurangi
  • Uang keluar tercatat sebagai Pengembalian Tunai (-), sehingga saat tutup shift uang laci Anda tetap cocok

Bagian terakhir inilah yang paling sering keliru kalau retur dicatat secara manual: uang keluar dari laci tapi sistem tidak tahu, lalu muncul selisih yang membingungkan di akhir hari.